Di era dunia digital seperti sekarang ini banyak sekali sosial media yang bermunculan. Bagi orang-orang yang memposisikan sosial media sebagai hal yang penting agar melalui media sosial orang-orang banyak bisa mengenali dan dapat mengetahui passion yang dimiliki, hal ini dapat mempermudah Anda untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang memiliki kesukaan yang sama dengan Anda.
Salah satu contoh dampak positif dari penggunaan sosial media adalah untuk membangun sebuah personal branding. Personal branding memiliki arti sebuah cara memasarkan diri atau imej kita secara individu. Personal branding seringkali dikaitkan dengan suksesnya karier seseorang. Untuk itu, bagaimana cara membangun personal branding melewati sosial media? Berikut tipsnya:
Tulislah, personal interest di media sosial yang Anda punya. Hal ini berguna agar orang lain bisa mengetahui apa yang disukai serta minat. Jika memiliki sosial media seperti LinkedIn yang terkesan lebih formal, jangan lupa untuk mencantumkan keahlian dan kemampuan Anda.
Di sosial media Anda bisa saling membagi ide, berkolaborasi dalam menciptakan kreasi, berdebat, menemukan teman, rekan bisnis, pasangan, hingga membangun sebuah komunitas, merupakan beberapa hal yang bisa dilakukan melalui media sosial.
Ketika memiliki sosial media, cobalah untuk menulis konten yang layak untuk dibaca. Mengapa? Karena jika Anda pikirkan, siapa sih orang yang ingin melihat update status yang tidak penting.
Maka dari itu, ketika bermain sosial media, cobalah untuk menjadi seseorang yang memiliki opini tentang sebuah topik, berbagi pengetahuan tentang apapun, sebarkan tulisan atau konten yang berguna dan yang bisa menjadi rujukan. Intinya, buatlah konten yang bisa bermanfaat di circle Anda.
Namun di LinkedIn, personal branding Anda bisa berubah sebagai seseorang yang serius, profesional, dan kompeten. Selain itu, dari segi pemasangan foto avatar di LinkedIn, tentu sebaiknya memasang foto formal. Lain halnya di twitter, Anda bisa tampil dengan foto yang lebih santai. Intinya, harus pandai dalam mempelajari ciri khas followers atau audiens dari media sosial tersebut guna membangun personal branding.
Salah satu contoh dampak positif dari penggunaan sosial media adalah untuk membangun sebuah personal branding. Personal branding memiliki arti sebuah cara memasarkan diri atau imej kita secara individu. Personal branding seringkali dikaitkan dengan suksesnya karier seseorang. Untuk itu, bagaimana cara membangun personal branding melewati sosial media? Berikut tipsnya:
1. Tuliskan Siapa Diri Anda secara Menarik dan Jelas
Jika ingin membangun personal branding di sosial media yang bisa dilakukan pertama kali adalah mengenali diri lebih jauh. Kemudian, deskripsikan diri dengan cara yang menarik di profil Facebook atau di bio Twitter.Tulislah, personal interest di media sosial yang Anda punya. Hal ini berguna agar orang lain bisa mengetahui apa yang disukai serta minat. Jika memiliki sosial media seperti LinkedIn yang terkesan lebih formal, jangan lupa untuk mencantumkan keahlian dan kemampuan Anda.
2. Gunakan sebagai Media untuk Memperluas Jaringan Anda
Jika Anda serius ingin mengembangkan karier dengan memanfaatkan media sosial, maka jangan sampai menggunakannya hanya untuk sekedar mengunduh foto selfie. Ketika terjun media sosial tentu akan bersosialisasi dengan teman atau orang yang sudah dikenal bahkan juga akan kenal dengan mereka yang sama sekali tidak dikenal.Di sosial media Anda bisa saling membagi ide, berkolaborasi dalam menciptakan kreasi, berdebat, menemukan teman, rekan bisnis, pasangan, hingga membangun sebuah komunitas, merupakan beberapa hal yang bisa dilakukan melalui media sosial.
3. Membuat Konten yang Berkualitas dan Bermanfaat
Ketika memiliki sosial media, cobalah untuk menulis konten yang layak untuk dibaca. Mengapa? Karena jika Anda pikirkan, siapa sih orang yang ingin melihat update status yang tidak penting.
Maka dari itu, ketika bermain sosial media, cobalah untuk menjadi seseorang yang memiliki opini tentang sebuah topik, berbagi pengetahuan tentang apapun, sebarkan tulisan atau konten yang berguna dan yang bisa menjadi rujukan. Intinya, buatlah konten yang bisa bermanfaat di circle Anda.
4. Gunakan Etika yang Baik
Sama seperti bergaul dengan orang di dunia nyata, ketika berinteraksi di dunia maya melalui media sosial pun Anda juga harus memiliki etiket yang sama. Cobalah untuk bersikap santun ketika menyapa bahkan sampai berdebat dengan seseorang dan jangan lupa untuk tetap menghormati siapapun yang sedang berkomunikasi dengan Anda. Dengan adanya sikap positif ini, bisa membuat orang lain menjadi percaya pada Anda.5. Manfaatkan Sosial Media sesuai dengan Karakteristik dan Fungsinya
Di zaman yang modern seperti ini, ada banyak jenis media sosial. Namun, mereka semua bisa dibedakan dari karakteristik dan bagaimana Anda memaksimalkan penggunaannya. Misalnya, karakteristik dari Twitter dan LinkedIn tentu saja berbeda. Jika bermain di media sosial seperti Twitter, mungkin di sana Anda bisa menunjukkan identitas sebagai seseorang yang muda, gaul, dan humoris.Namun di LinkedIn, personal branding Anda bisa berubah sebagai seseorang yang serius, profesional, dan kompeten. Selain itu, dari segi pemasangan foto avatar di LinkedIn, tentu sebaiknya memasang foto formal. Lain halnya di twitter, Anda bisa tampil dengan foto yang lebih santai. Intinya, harus pandai dalam mempelajari ciri khas followers atau audiens dari media sosial tersebut guna membangun personal branding.

Post A Comment:
0 comments: